![]() |
| Ketua LPMK Teluk Binjai Adong Sinaga |
KABARPESISIR.CO.ID, DUMAI -- Maraknya dugaan praktik prostitusi terselubung di sejumlah kos-kosan di Kota Dumai kembali menjadi sorotan publik. Salah satu rumah kos yang disinyalir menjadi lokasi aktivitas tersebut diketahui bernama Indo Kos, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, kos-kosan tersebut berada di lantai dua dan tiga sebuah bangunan yang tepat berada di atas gerai Alfamart di Jalan Jenderal Sudirman. Sejumlah warga menduga kos tersebut beroperasi layaknya kos bebas tanpa pengawasan ketat terhadap penghuninya.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Teluk Binjai, Adong Sinaga, Rabu (7/1/2026), mengaku telah mendengar adanya informasi terkait dugaan kos-kosan yang dijadikan tempat praktik prostitusi di wilayahnya.
“Saya memang sudah mendengar informasi tersebut dari masyarakat. Jika benar terbukti ada kos-kosan yang digunakan untuk aktivitas esek-esek, tentu kami akan meminta instansi terkait di Pemerintah Kota Dumai untuk mengambil tindakan tegas, termasuk penutupan paksa,” tegas Adong.
Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan, kos-kosan yang diduga bebas tersebut dihuni oleh pasangan yang tidak terikat pernikahan. Selain itu, tidak terlihat adanya pembatasan yang jelas antara penghuni laki-laki dan perempuan. Kamar kos pria dan wanita tampak bersebelahan, serta tidak ada larangan keluar-masuk tamu lawan jenis.
Kondisi ini dinilai meresahkan warga sekitar, terlebih lokasi kos berada di kawasan strategis dan padat aktivitas masyarakat.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa kos tersebut diduga menjadi tempat perempuan yang menawarkan jasa melalui aplikasi MiChat.
“Sering terlihat keluar-masuk tamu yang berbeda. Warga sudah lama resah, apalagi ada dugaan cewek MiChat di situ,” ungkapnya.














0 Komentar