CRIMSON BREAKING DESKCepat. Tegas. Terverifikasi.
BREAKING
Pemblokiran Gerbang PT Agro Murni Dinilai Ganggu Investasi, ini Kata Kuasa Hukum Koperasi SSMSLeton Coffee Beroperasi di Taman Lalu Lintas, Izin dan Status Lahannya DipertanyakanPasca Wafatnya Ketua DPC, DPP KAI Tunjuk Yasman Pimpin KAI DumaiGudang Dugaan Ilegal Menjamur di Tengah Kota, DPRD Dumai Didesak Jalankan Fungsi PengawasanHeboh Kabar Wali Kota Terseret Kasus Dugaan Penipuan, Ini Penjelasan Polda RiauDugaan Material Gelap untuk Penimbunan Lahan, DPK ALUN Minta Wilmar Buka DataJonatan Ginting Sampaikan Selamat HUT ke-81 TNI: Profesional, Tangguh dan Dekat dengan RakyatTekan Risiko Kecelakaan Kerja, Pelindo Dumai Perkuat Kompetensi Operator Bongkar MuatTruk Bertonase Besar Masuk Kota Tengah Malam, Bongkar Muat di Ruko Diduga Gudang DisorotDari Kampung hingga Istana, Bupati Siak Paparkan Strategi Pencegahan Karhutla

Pelabuhan Dumai Dipersiapkan Tangkap Potensi Pasar Transshipment Regional

Pelabuhan Dumai Dipersiapkan Tangkap Potensi Pasar Transshipment Regional
Foto: Ist

KABARPESISIR.CO.ID, DUMAI — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo berencana mengembangkan Pelabuhan Dumai menjadi Dumai Transshipment Hub sebagai upaya memperkuat konektivitas logistik nasional dan meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di jalur perdagangan internasional.

Dalam siaran pers diterima, Jumat (25/9/2026), pengembangan tersebut memanfaatkan posisi strategis Pelabuhan Dumai yang berada di pesisir timur Pulau Sumatera dan berhadapan langsung dengan Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Didukung kedalaman alur pelayaran yang memadai, kawasan industri, serta potensi pengembangan lahan, Dumai dinilai memiliki prospek menjadi simpul distribusi kargo di wilayah barat Indonesia.

Selain mendukung arus ekspor dan impor, pengembangan Pelabuhan Dumai juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi biaya logistik melalui konsolidasi muatan (cargo consolidation) sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan industri di Sumatera.

Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Prasetyo, mengatakan Dumai memiliki lokasi yang sesuai untuk dikembangkan sebagai pelabuhan internasional dan pusat transshipment (bongkar muat/alih muat). Dumai memilki posisi strategis yang berdekatan dengan Selat Malaka sebagai jalur maritim global.

Konsep pengembangan ini bukan ditujukan untuk menjadi kompetitor langsung bagi Singapura. Pengembangannya diarahkan untuk menangkap potensi pasar peti kemas yang belum dilayani atau tidak dapat dilayani melalui Singapura, ujarnya pada Selasa (22/9/2026).

Selain pasar internasional, Dumai juga diarahkan untuk menangkap kargo bongkar muat dalam skala domestik. Selain dari Provinsi Riau, juga dari Sumatera Selatan dan Pulau Jawa.

“Fokus pengembangan Dumai adalah menangkap potensi pasar transshipment yang belum atau tidak dapat dilayani melalui hub regional, sekaligus mengonsolidasikan kargo transshipment yang berasal dari Indonesia,” ujar Prasetyo.

Melalui inisiatif ini, Pelindo berharap Pelabuhan Dumai mampu memperkuat peran Indonesia dalam jaringan pelayaran internasional sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan investasi di kawasan pesisir timur Sumatera. (adv)

Tag berita